Al Waqiah Ayat 35-38 : editoronline.co.id

 

Halo semuanya! Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang tafsir dari ayat 35-38 dalam surat Al Waqiah. Ayat-ayat ini mengandung makna yang dalam dan memiliki banyak pelajaran berharga untuk kita. Mari kita lanjutkan pembahasannya!

Ayat 35: Pada hari ketika bumi berguncang

Pada ayat ini, Allah SWT menggambarkan kepada kita tentang hari kebangkitan yang dahsyat. Bumi akan berguncang dengan keras, semua yang ada di atasnya akan bergejolak. Semua kehidupan seperti yang kita kenal akan berakhir. Hari itu akan menjadi hari keputusan bagi setiap manusia.

Dalam surat Al Waqiah, ayat-ayat sebelumnya telah menjelaskan tentang pembagian manusia ke dalam tiga golongan: orang-orang yang berada di surga, orang-orang yang berada di neraka, dan orang-orang yang berada di antara keduanya. Ayat 35 ini menunjukkan bahwa saat kehancuran datang, tidak ada tempat untuk bersembunyi atau melarikan diri.

Bumi yang kita tinggali sekarang akan mengalami kehancuran total dan akan digantikan oleh dunia baru yang abadi, yaitu akhirat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempersiapkan diri dengan amal perbuatan yang baik agar dapat meraih kebahagiaan di akhirat nanti.

Pada saat itu, semua kepentingan duniawi akan menjadi tidak berarti. Hanya amal kebaikan yang akan menjadi bekal kita di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita perbanyak amal kebaikan dan berpegang teguh pada ajaran-Nya.

Setelah bumi berguncang, akan datang hari pembalasan, yaitu hari di mana setiap manusia akan menerima balasan sesuai dengan amal perbuatannya di dunia. Tidak ada yang dapat melarikan diri dari ketetapan-Nya. Oleh karena itu, marilah kita berlomba-lomba dalam melakukan amal yang baik agar kita bisa memperoleh balasan yang baik pula.

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar ayat 35:

No Pertanyaan Jawaban
1 Apa yang dimaksud dengan hari ketika bumi berguncang? Hari ketika bumi berguncang merujuk pada hari kebangkitan, yaitu hari ketika kehidupan di dunia ini akan berakhir.
2 Apakah yang dimaksud dengan guncangan bumi? Guncangan bumi menggambarkan kekuatan yang luar biasa pada hari kebangkitan, di mana semua yang ada di atas bumi akan hancur.
3 Bagaimana manusia harus mempersiapkan diri untuk menghadapi hari kebangkitan ini? Manusia harus mempersiapkan diri dengan melakukan amal perbuatan yang baik, berpegang pada ajaran agama, dan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.
4 Apa yang akan terjadi setelah bumi berguncang? Setelah bumi berguncang, akan datang hari pembalasan di mana manusia akan menerima balasan sesuai dengan amal perbuatannya di dunia.
5 Apakah yang akan menjadi penentu bagi nasib manusia di sisi Allah SWT? Amal perbuatan yang dilakukan oleh manusia akan menjadi penentu bagi nasibnya di sisi Allah SWT. Amal kebaikan akan membawa kebahagiaan, sedangkan amal keburukan akan mendatangkan siksaan dan penderitaan.

Ayat 36: Dan langit terbelah

Dalam ayat ini, Allah SWT mengingatkan kita tentang kehancuran yang akan terjadi pada langit. Langit akan terbelah dan mengalami kegoncangan yang dahsyat. Ini adalah salah satu tanda besar dari hari pembalasan yang akan datang.

Terbelahnya langit ini akan menyebabkan kehancuran pada tatanan semesta yang kita kenal saat ini. Semua benda langit seperti bintang dan planet akan menghilang, meninggalkan tempat yang kosong dan sunyi.

Terbelahnya langit juga merupakan pengingat bagi umat manusia untuk memikirkan kembali tentang kekuasaan dan kebesaran Allah SWT. Semua yang ada di tangan-Nya akan hancur berantakan, tidak ada yang dapat membendung ketetapan-Nya.

Momen ini juga akan menjadi momen ketika setiap manusia akan menyadari betapa kecilnya dirinya di hadapan Allah SWT. Langit yang selama ini dijadikan sebagai tanda kekuasaan-Nya akan mengalami kehancuran, menunjukkan betapa besar kekuatan-Nya.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengambil pelajaran dari ayat ini. Kita harus selalu berada di jalan-Nya, melakukan amal kebaikan, dan berpegang teguh pada ajaran agama. Hanya dengan demikian kita dapat berharap mendapatkan rahmat dan perlindungan-Nya di hari pembalasan yang dahsyat ini.

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar ayat 36:

No Pertanyaan Jawaban
1 Apa yang dimaksud dengan terbelahnya langit? Terbelahnya langit menggambarkan kehancuran pada tatanan semesta yang kita kenal saat ini, di mana langit yang selama ini kokoh akan jatuh dan menghilang.
2 Apakah ada tanda-tanda terbelahnya langit ini sebelum terjadinya? Tidak ada tanda-tanda khusus sebelum terbelahnya langit. Hal ini akan terjadi secara tiba-tiba sebagai bagian dari kejutan pada hari pembalasan yang akan datang.
3 Apakah terbelahnya langit ini memiliki makna simbolis? Terbelahnya langit memiliki makna simbolis yang mendalam. Ini adalah pengingat bagi manusia untuk merenungkan tentang kekuatiran Allah SWT dan betapa kecilnya manusia di hadapan-Nya.
4 Bagaimana manusia harus merespons terbelahnya langit ini? Manusia harus merespons dengan meningkatkan keimanan dan takwa kepada Allah SWT. Kita harus berusaha melakukan amal perbuatan yang baik dan menjauhi segala bentuk perbuatan dosa.
5 Apa pelajaran yang dapat kita ambil dari terbelahnya langit ini? Pelajaran yang dapat kita ambil adalah bahwa kehidupan di dunia ini sementara dan kepala langit yang kita kagumi dapat runtuh sewaktu-waktu. Kita harus lebih memperhatikan kehidupan akhirat dan memperbanyak amal kebaikan.

Sumber :